A.
Kaitan Antara Kegiatan Yang Dilakukan
dengan CB Kewarganegaraan
Kegiatan kelima yang kelompok kami lakukan sama seperti kegiatan kami
yang pertama yaitu mendongeng. Hubungan antara kegiatan kelima ini dengan
nilai-nilai yang terkandung dalam CB Kewarganegaraan yaitu :
1. Memahami dan Mengaplikasikan Nilai-nilai
moral yang ada
Kegiatan ini memiliki kaitan dengan nilai kesopanan atau sopan santun
terutama didalam keluarga dan tentu saja hal ini sangat penting karena keluarga
merupakan wadah atau tempat pertama bagi seseorang untuk mempelajari segala
sesuatu sebelum melakukan interaksi dengan lingkungan di sekitarnya. Tujuan
utama dari nilai-nilai yaitu agar dapat menjadi pedoman kita sebagai seorang
manusia dalam berprilaku, dan disini kami menyampaikannya melalui sebuah
dongeng walaupun penyampaiannya melalui dongeng yang notabenenya sebuah cerita
fiksi namun, sesungguhnya terdapat pesan moral yang sangat penting yang harus
kita sadari dan tentu saja mengaplikasikannya kedalam kehidupan kita. Sehingga,
anak-anak yang kami ajarkan pun dapat bertumbuh dengan memiliki akhlak dan
moral yang baik terutama dalam hal menghormati orang yang lebih tua.
2. Menumbuhkan Rasa Cinta terhadap
Karya-karya bangsa
Dengan melaksanakan kegiatan ini yaitu menyampaikan dongeng yang
merupakan salah satu karya anak bangsa kami juga secara tidak langsung telah
menumbuhkan sebuah rasa cinta terhadap
karya-karya bangsa. Kami yang berpartisipasi dalam komunitas, bisa dikatakan
memiliki peran yang cukup besar untuk pembangunan negara di bidang pendidikan
dan moral melalui mendongeng karena seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya
bahwa dongeng yang kami sampaikan merupakan hasil karya dari bangsa ini yang
mana pada awalnya anak-anak zaman sekarang sudah sangat bosan atau tidak
tertarik lagi dengan yang namanya membaca dongeng karena ceritanya yang
merupakan sebuah fiksi kiranya dapat menjadi tertarik lagi oleh sebab itu kami
pun menyampaikan dengan cara yang sedikit berbeda agar perasaan suka terhadap
karya bangsapun dapat bertumbuh lagi bagi anak-anak masa kini.
B. Deskripsi
Kegiatan
1. Persiapan Kegiatan
Kegiatan kelima kami yaitu tentang
mendongeng dipersiapkan dalam kurun
waktu sekitar 2 hari sebelum pelaksanaan. Dimulai dengan diskusi kelompok untuk
membahas hal-hal apa saja yang harus dipersiapkan dan juga dengan dosen
pembimbing kami tentunya. Dari hasil diskusi tersebut, kelompok kami memutuskan
untuk menggunakan properti sebagai sarana dalam penyampaian kegiatan kami nanti
yaitu mendongeng. Di samping itu, sehari sebelum pelaksanaan kegiatan tanggal 4
Mei, kelompok kami memutuskan untuk melakukan briefing
( Pengarahan ) bagi semua anggota yang
melakukan kegiatan tersebut, agar pada saat hari H pelaksanaan nanti, kelompok
kami dapat menjalankan kegiatan tersebut dengan lancer dan juga untuk
meminalizir terjadinya kegiatan yang tidak tertata.
2. Pelaksanaan Kegiatan
Hari Sabtu, 4 Mei 2019 pukul 08.00 WIB,
semua anggota kelompok berkumpul di tempat pelaksanaan kegiatan yaitu Panti
Asuhan K. H. Mas Mansyur. Kelompok kami memutuskan untuk tiba lebih awal dari
jadwal dimulainya kegiatan agar kegiatannya nanti dapat dimulai tepat waktu
selain itu, kelompok kami juga akan memberikan
sembako kepada pihak pengelola Panti Asuhan K.H. Mas Mansyur yang artinya bahwa
banyak hal yang harus dilakukan oleh sebab itu kami harus tiba lebih awal. Pada
pukul 09.00, kami menuju aula untuk mempersiapkan tempat untuk kami melaksanakan
kegiatan nanti, dimulai dari meja,karpet property dll. Total anak-anak yang
mengikuti kegatan ini kurang lebih13 orang dengan 7 putri dan 6 putra. Saat pukul 09.30, kami memulai kegiatan yang
pertama yaitu mendongeng. Dongeng yang kami angkat untuk kegiatan kelima ini yaitu
“Malin Kundang” dan kegiatan yang keenam yaitu dongeng “Sangkuriang”. Setelah
kegiatan mendongeng yang pertama selesai, kami memberikan pertanyaan kepada
mereka mengenai kira-kira pesan moral apa yang mereka tangkap dari dongeng
tersebut. Anak-anak di Panti Asuhan ini tampak antusias untuk memberikan
jawaban mereka. Setelah sesi tanya jawab selesai, kami pun bertanya lagi
kira-kira mau melanjutkan dengan dongeng yang kedua ataukah refreshing sejenak dengan bermain game
sebelum melanjutkan dengan dongeng yang kedua. Namun, anak-anak ini meminta
agar dilanjutkan saja dengan mendongeng barulah bermain game kemudian. Kegiatan
kelima pun telah selesai kira-kira pukul 11.00 dan kemudian dilanjutkan dengan
kegiatan yang keenam.
3. Evaluasi Kegiatan
Melalui kegiatan ini, kami sebagai pihak
yang menyampaikan juga mendapatkan nilai-nilai yang bermanfaat bagi kehidupan
kami sepeti dalam kehidupan sehari-hari yaitu sikap menghormati orang yang
lebih tua, tidak boleh menyombongkan diri melainkan harus senantiasa bersikap
rendah hati, bersikap jujur dan juga tidak boleh lupa untuk selalu membalas
kebaikan yang telah kita terima dengan kebaikan juga. Dari kegiatan ini,
kelompok kami sudah mengkoordinasikan tentang kegiatan ini sebelumnya sehingga
kami tidak begitu kesulitan saat melaksanakan kegiatan di tempat tersebut.
Namun, terdapat beberapa kekurangan yang harus diperbaiki yaitu kurangnya
ekspresif/intonasi nada pada saat membacakan dialog didalam dongeng, dan hal
ini pun kami sadari bahwa kami lupa untuk melakukan latihan bersama-sama dalam
pembacaan dialog dan juga masih ada anggota kelompok yang belum tahu kegiatan
apa yang harus mereka lakukan.
C. Kesimpulan
Kesimpulan yang kelompok kami dapat dari kegiatan yang kelima ini yaitu
sebuah dongeng yang merupakan cerita fiksi sesungguhnya memiliki pesan moral
yang sangat baik terlebih dengan alur ceritanya yang mudah dipahami walaupun
terkadang terkesan tidak masuk akal ataupun realistis. Menyampaikan kembali
sebuah dongeng agar mudah dipahami tidak segampang membacanya karena kita harus
memikirkan ide atau inovasi apa yang harus diterapkan agar dongeng-dongeng yang
sudah terdengar akrab menjadi menarik untuk dinikmati. Melalui, kegiatan ini
pun kami menyadari bahwa untuk membangkitkan antusiasme orang-orang agar
perhatiannya terfokus terhadap kita bukan merupakan hal yang mudah terlebih
jika hal itu sudah terdengar umum. Namun, melalui kegiatan ini juga kami dapat
membantu memberikan nilai-nilai moral yang baik bagi anak-anak, terutama dalam
kisaran umur 4-12 tahun yang mana masih berada di jenjang Pendidikan Dasar dan
pada usia-usia inilah Pendidikan karakter harus benar-benar ditekankan agar
mereka dapat memahami nilai-nilai moral yang ada dan kiranya dapat mereka
aplikasikan kedalam kehidupan mereka sehari-hari agar kelak dapat bertumbuh
menjadi seorang anak dengan moral yang baik.

Komentar
Posting Komentar